Berita Pilihan

PPDB SMPN 1 NGAWI TP. 2017/2018
07-Mar-2017
untuk mendownload brosur, formulir dan nomor pendaftaran klik disini


GILANG PANDU PERMANA : Dalang Kondang Nasional
23-Nov-2016
            Semua mata terpana menyaksikan gerakan Anoman yang ...


PPDB JALUR REGULER 2016
22-Jun-2016
BROSUR, FORMULIR dan KARTU PENDAFTARAN dapat didownoad disini


Lomba SEO SMADA 2016
29-Mar-2016
SPENSA, THE FIRST!             Medio & ...


PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU
15-Feb-2016
         


May 2017

MTWTFSS
1 2 3 4 5 6 7
8 9 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30 31

Speak Up

Statistics

  • Hari Ini 9
  • Minggu Ini 348
  • Bulan Ini 2974
  • Total 13501

Kegiatan Sekolah

Pemilihan Ketua OSIS Periode 2012/2013

15-Oct-2012

     Senin 15 Oktober 2012 ada suasana lain di SMP Negeri 1 Ngawi. Ya, pesta demokrasi sedang berlangsung di sekolah ini. Pesta demokrasi tersebut berupa pemilihan calon ketua OSIS periode 2012-2013. Sebanyak tiga calon ketua hari itu berusaha mencari simpati dan dukungan dari 724 siswa SMP Negeri 1 Ngawi. Para kandidiat ketua OSIS tersebut adalah Sukma Khasifa Putri, Krisma Eka Ramadani, Fahrizal As’ad Y. Semua kandidat berasal dari kelas 8. Layaknya pesta demokrasi pada umumnya, sebelum menjadi calon ketua OSIS mereka terlebih dahulu harus melalui beberapa tahapan.

     Tahap awal, disamping menyalonkan diri, mereka juga sudah mendapat dukungan pengurus OSIS dan siswa lainya. Hal itu karena mereka nantinya akan mewakili tiap- tiap kelas. Setelah lolos seleksi tahap awal ini, para calon kemudian diberi kesempatan memaparkan visi dan misinya di depan para siswa lainya.

     Layaknya kampanye, di atas mimbar para calon ini berusaha meyakinkan siswa lainya jika progamnya yang terbaik. Dalam pemaparan visi misi, tiap calon diberi waktu sekitar lima menit. Tahap selanjutnya hari pencontrengan. 

 

      Dalam contrengan kali ini metodenya panitia Pilkasis masuk ke setiap kelas kemudian membagikan kartu suara kesetiap siswa kemudian mencontrengnya langsung saat itu juga lalu dimasukkan ke kotak suara. Setelah itu kemudian dilakukan penghitungan suara secara terbuka dengan disaksikkan siswa, calon ketua OSIS, saksi, dan sejumlah guru.